Gejala Paru-Paru basah pada anak bermacam-macam, tergantung usia dan penyebabnya. Namun ada gejala umum yang biasa terdapat pada penderita paru-paru basah, diantaranya adalah:

Tidak Selalu Dirawat
Orangtua sebenarnya tidak perlu khawatir membawa anaknya yang memiliki Gejala Paru-paru basah dan sakit paru-paru basah ke dokter atau rumah sakit. Tidak semua anak dengan peneumonia perlu dirawat di rumah sakit. Jika masih tergolong ringan, anak bisa dirawat oleh keluarganya di rumah.
Cukup dengan pemberian obat antibiotik pilihan dengan dosis tepat dan teratur, dalam 1-2 minggu anak bisa sembuh total, tergantung imunitasnya.
Jika pengobatannya tidak optimal, maka efek jangka panjangnya adalah terjadinya kerusakan organ-organ di paru-paru. Namun, jika gejala paru-paru basah memburuk maka orangtua harus segera membawa anak kembali ke rumah sakit.
Namun anak yang berusia di bawah 2 tahun yang terkena paru-paru basah harus dirujuk ke rumah sakit karena berisiko tinggi untuk berkembang menjadi penyakit berat, bahkan kematian. Waspadailah Gejala Paru-paru basah yang terjadi pada anak Anda, jika tidak segera ditanggulangi, maka penyakit yang lebih parah akan menghampiri.
Sumber : cara-mengobati-tbc.blogspot.com

- Biasanya didahului gejala selesma berupa demam yang disertai batuk dan pilek, sakit kepala, dan hilang nafsu makan.
- Pada perkembangan selanjutnya, akan timbul 2 gejala penting paru-paru basah, yaitu napas cepat dan sesak napas.
- Jika usia anak kurang dari 2 bulan, napasnya lebih cepat dari 60 kali per menit. Jika usianya 2-12 bulan, napasnya lebih cepat dari 50 kali per menit. Sedangkan jika usianya 1-5 tahun, napasnya lebih cepat dari 40 kali per menit.
- Untuk kategori sesak napas, ditandai dengan napas pendek, hidung kembang kempis.
- Pada kasus paru-paru basah berat, terlihat adanya tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam (TDDK), kejang, penurunan kesadaran dan suhu tubuh.
Tidak Selalu Dirawat
Orangtua sebenarnya tidak perlu khawatir membawa anaknya yang memiliki Gejala Paru-paru basah dan sakit paru-paru basah ke dokter atau rumah sakit. Tidak semua anak dengan peneumonia perlu dirawat di rumah sakit. Jika masih tergolong ringan, anak bisa dirawat oleh keluarganya di rumah.
Cukup dengan pemberian obat antibiotik pilihan dengan dosis tepat dan teratur, dalam 1-2 minggu anak bisa sembuh total, tergantung imunitasnya.
Jika pengobatannya tidak optimal, maka efek jangka panjangnya adalah terjadinya kerusakan organ-organ di paru-paru. Namun, jika gejala paru-paru basah memburuk maka orangtua harus segera membawa anak kembali ke rumah sakit.Namun anak yang berusia di bawah 2 tahun yang terkena paru-paru basah harus dirujuk ke rumah sakit karena berisiko tinggi untuk berkembang menjadi penyakit berat, bahkan kematian. Waspadailah Gejala Paru-paru basah yang terjadi pada anak Anda, jika tidak segera ditanggulangi, maka penyakit yang lebih parah akan menghampiri.
Sumber : cara-mengobati-tbc.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar